SAORAJANA

Istiqomah dalam usaha, sabar dalam cobaan, tawakkal dalam penerimaan

Sepenggal Waktu Terlewat

Sepenggal Ayat
Komentar Anda

Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x
Status Anda
    IP
Wednesday, August 28, 2013
welcome back...
Pfyuuchhh...setelah skian lama vacuum dari dunia persilatan..(wkkk...bahasanya gitu). Akhirnya bisa bersua kmbli dgb dunia blogging. Sembari jari-jemari ini seolah melopat dari satu tut tus laennya. Bukan sekedar melepas "kerinduan" akan dunia maya...namun lebih kepada keinginan tuk share...ngeluarin uneg² akan berbagai hal. dan semoga itu bernilai positif bukan hanya tuk buat pribadi namun buat smua orang..Amin.

"...berbagilah akan kebajikan...bukan keburukan..."

Read more!
posted by guzee yoedha @ 5:43 PM   0 comments
Saturday, January 24, 2009
Toek : Rekan²ku di Dunia Maya

Assalamu alaikum wr, wb…

Tak terasa dari gerakan jemari di tuts keyboard ini tlah membawa sy mengenal jagat maya ini. Entah sdh brp lama hal ini berjalan dgn indahnya. Jalinan ukhuwah ini terangkai melalui kata-kata ,walau entah kita prnh bertemu muka ato tdk dlm dimensi ruang & waktu yg terpisah…

Namun demikian,tak dipungkiri bgt byk pelajaran & ilmu yg kudapat dr kalian smua sobat.Kalian ajarkan ttg cinta, persahabatan, keteguhan hati, ketulusan jiwa, persaudaraan, dan semua kebaikan tuk rekanmu yg naif ini.

Sobat…
Maka saat ini, izinkan diri ini tuk mengucapkan TERIMA KASIH atas smuanya. Dan MOHON MAAF yg sebesar²nya bila slm ini ada kata,ketikan, tulisan saya yg krg berkenan di hati sobat sekalian…
Seraya berucap SYUKUR pada-Nya atas limpahan anugrah-Nya atas PERSAHABATAN & PERSAUDARAAN ini.

Entah kapan lagi kita bisa bersua dalam kata & sapa. Insya Allah, di suatu wakt nanti…entah kapan itu, saya kan kembali.

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan mahabbah hanya kepada-Mu, bertemu untuk taat kepada-Mu, bersatu dlm rangka menyeru (di jalan)-Mu, dan berjanji setia untuk membela syari’at-Mu, maka kuatkanlah ikatan pertaliannya, Ya Allah abadikanlah kasih sayangnya, tunjukkanlah jalannya & penuhilah dgn cahaya-Mu yang tidak pernah redup, lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman &keindahan tawakkal kepada-Mu, hidupkan dengan ma’rifat-Mu, dan matikanlah dalam keadaan syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkau sebaik-baiknya pelindung & penolong. Semoga Allah ridha dgn semua ini.Amin.

Pamit Undur dr jagat maya…tuk jangka waktu yg tak pasti…

” pergi,…tuk kembali”

Wassalamu alaikum wr, wb.

(Demangan, Yogya … menanti fajar menyinsing)

Labels: , , , , ,


Read more!
posted by guzee yoedha @ 4:53 AM   0 comments
Monday, January 12, 2009
Tolong sampaikan pada si dia…

Tolong sampaikan pada si dia…
Tolong beritahu si dia, aku ada pesanan buatnya..
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya..
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa..

Tolong nasihati si dia, jgn menyintaiku lbh dr dia menyintai Yang Maha Esa..
Tolong nasihati si dia, jgn mengingatiku lbh dr dia mengingati Yang Maha Kuasa..
Tolong nasihati si dia, jgn mendoakanku lbh dr dia mendoakan ibu bapanya..

Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah krn di situ ada syurga..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapanya krn di telapak itu syurganya..

Tolong ingatkan si dia, aku terpikat kerana imannya bukan rupa..
Tolong ingatkan si dia, aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta..
Tolong ingatkan si dia, aku kasihinya kerana santunnya..

Tolong tegur si dia, bila dia mulai mengagungkan cinta manusia..
Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya..
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya..

Tolong sedarkan si dia, aku milik Yang Maha Esa..
Tolong sedarkan si dia, aku masih milik keluarga..
Tolong sedarkan si dia, tanggungjawabnya besar kepada keluarganya..

Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana..
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta..
Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya..

Tolong pesan padanya, aku tidak mahu menjadi fitnah besar kepadanya..
Tolong pesan padanya, aku tak mahu menjadi puncak kegagalannya..
Tolong pesan padanya, aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya..

Tolong khabarkan pada si dia, aku tidak mahu melekakan dia..
Tolong khabarkan pada si dia, aku mahu dia berjaya dalam impian dan cita-citanya..
Tolong khabarkan pada si dia, jadilah penyokong dalam kejayaanku..

Tolong sampaikan pada si dia, aku mendambakan cinta suci yang terjaga..
Tolong sampaikan pada si dia, cinta kerana Allah tidak ternilai harganya..
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa..
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri…
Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia..

Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia..Moga dia seekor lebah yang sentiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya..Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti…

HAWA dicipta dari tulang rusuk ADAM, bukan dari kepalanya untuk dijadikan atasnya… untuk dipuja dan diagung-agungkan, bukan juga dari kakinya untuk dijadikan alasnya… untuk dihina dan dizalimi, melainkan dari sisinya untuk dijadikan teman hidup, dekat pada lengan untuk dilindungi, dan dekat di hati untuk dicintai.

Labels: , , , , ,


Read more!
posted by guzee yoedha @ 2:11 AM   0 comments
Tuesday, December 30, 2008
Save Our Palestine


Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarakatuhu…
Bismillaahirrohmaanirrohiim

Yaa.. Rabb…ampunilah dosa kaum muslimin & muslimat, mukminin & mukminat, Yaa.. Rabb… jinakkan, satu padukanlah hati orang2 muslimin, Perbaikilah keadaan mereka,.. Tolonglah kaum muslimin untuk melawan musuh2-Mu…, dan musuh2 mereka… Yaa.. Rabb…, laknatlah orang2 kafir yang mendustakan para rasul-Mu & membunuh para kekasih-Mu…… Yaa.. Rabb… cerai beraikan kesatuan kata mereka .. Hancur leburkan kekuatan mereka,… Dan turunkanlah bencana-Mu yang tiada tertolak lagi untuk orang2 yg penuh dengan dosa….. Yaa.. Rabb…Sesungguhnya kami memohon perlindungan kepada-Mu… Sayangi saudara/I kami di Palestina Yaa Rabb… mereka d bantai Yaa.. Rabb…

TAKBERR!!!!!!!! Allahu…..Akbar….!!!!!!!!

Saudaraku… Di Penjuru Bumi Sana, Saudara Kita di Dzholimi Masihkah Kita Pantas Berhura-Hura Saat Ini Di Saat Mereka di Sana Meregang Nyawa
Satukan Doa Kita

—————————————

Allohu akbar..allohu akbar…!!!! BangkitLah wahai saudara2xku d bumi palestina…. walaupun kami tdk bs ikut dlm barisan perjuangan kalian…kami tdk akan perNah berhenti untuk sll mendoakan agar kalian diberi “kekuatan” dlm menghadapi ini… yg jls “JANJI ALLAH ADALAH NYATA”…

—————————————–

“in tanshurulloha yansuhurkum”! Yakinlah dengan janji Allah ini! siapa yang bisa mengalahkan perjuangan para pejuang yang sekutunya adalah Allah? TIDAK ADA!!! Allohu Akbar!!!
—————————————–

Khaybar Khaybar Ya Yahuud, Jaisyu Muhammad Saufa Ya’uud!

Labels: , , , , ,


Read more!
posted by guzee yoedha @ 9:41 AM   0 comments
Monday, December 29, 2008
Selamat Tahun Baru 1430 Hijriyah
Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarakatuhu…
Alhamdulillah ….ikhwahfillah…kita telah sampai pada tahun baru 1430 Hijriyah

Selamat Tahun Baru 1430 Hijriyah ya…,
Maafkan segala khilaf & salah ya….
Semoga kita memperoleh ampunan untuk dosa², serta memperoleh petunjuk untuk sll istiqomah insyaa’Allah…, semoga memperoleh kemudahan, kelapangan dan jalan yang terbaik untuk semua urusan insyaa’Allah…

Dan tak lupa jua kita berdo’a untuk keselamatan saudara² kita di Palestina sana serta dibelahan bumi lainnya…insyaa’Allah…

Mari jadikan momentum Tahun Baru ini menjadi Tahun Perbaikan serta Peningkatan amal sholeh kita semua insyaa’Allah…. Semoga ALLAH SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua…. Sehingga kita dapat ikhlas dan istiqomah di Jalan-Nya. Allahumma Aamiiiiin..

Fii amanillah…
--------------------------------------
Ya...smg bkn sekedar "merayakan"-nya saja. Namun, menyadari esensi dr setiap pergantian antar waktu tersebut. Apa yg tlah kita perbuat, kita lakukan, kita amalkan, kita tinggalkan...dsb. Sudahkah menuju arah yg Haq, atw malah sebaliknya. Bercermin diri tuk merenungi perjalanan waktu yg tlah lalu & segenap lipahan karunia yg tlah dititipkan-Nya kpd kita slm ini. Hingga entah kapan Dia kan mengambilnya kembali...

Semoga yg lalu menjadi pengalaman & pelajaran buat kita kedepannya...agar menjadi lebih baik lagi. Amin Allahumma Amin.
(repost dr Sdri Muslim di dunia maya ; UFR)

Labels: , , , ,


Read more!
posted by guzee yoedha @ 1:32 AM   0 comments
Sunday, December 28, 2008
Muhasabah Diri

Illahi Rabbi…
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-MU yang luas
Aku hanyalah setetes embun di lautanMU yang meluap hingga ke seluruh samudra
Aku hanya sepotong rumput di padang-MU yang memenuhi bumi
Aku hanya sebutir kerikil di gunung MU yang menjulang menyapa langit
Aku hanya seonggok bintang kecil yang reduo di samudra langit-Mu yang tanpa batas

Rabbi…
Hamba yang hina ini menyadari tiada artinya diri ini di hadapan-MU
Tiada Engkau sedikitpun memerlukan akan tetapi…hamba terus menggantungkan segunung harapan pada-MU

Tuhanku…………..
Baktiku tiada arti, ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air itu dapat memadamkan api neraka-MU
Betapa sadar diri begitu hina dihadapan-MU
Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhluk-MU
Diri yang tangannya banyak maksiat ini, Mulut yang banyak maksiat ini, Mata yang banyak maksiat ini…
Hati yang telah terkotori oleh noda ini…memiliki keninginana setinggi langit
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajah-Mu yang mulia???

Tuhan…
Kami semua fakir di hadapan-MU tapi juga kikir dalam mengabdi kepada-MU
Semua makhlukMU meminta kepada MU dan pintaku….
Ampunilah aku dan sudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku
Sukseskanlah mereka mudahkanlah urusannya

Mungkin tanpa kami sadari , kami pernah melanggar aturan-MU
Melanggar aturan qiyadah kami,bahkan terlena dan tak mau tahu akan amanah Yang telah Engkau percayakan kepada kami…Ampunilah kami

Pertemukan kami dalam syurga-MU dalam bingkai kecintaan kepada-MU ya Ilahi Rabbi….
Siangku tak selalu dalam iman yang teguh
Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,
Pagiku tak selalu terhias oleh dzikir pada-MU
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada-Mu atau….dalam maksiat kepada-MU
“Ya Tuhanku Tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!”

Dari saudara untuk saudara “Perbaiki diri Serulah Orang Lain”

~ Selamat menghijrahkan hati, jiwa & raga kita menjadi lebih baik. Mari kita songsong Tahun Baru 1430 H, dgn penuh ikhtiar, tawakkal & optimisme ~

Labels: , , , ,


Read more!
posted by guzee yoedha @ 6:52 AM   0 comments
Friday, December 5, 2008
Sekuntum “Cinta” Pengantin Syurga
“Cinta itu mensucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, memunculkan keberanian, mendorong berpenampilan rapi, membangkitkan selera makan, menjaga akhlak mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperhatikan pergaulan yang baik, serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang-orang yang shaleh dan cobaan bagi ahli ibadah,” Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah dalam bukunya Raudah Al-Muhibbin wa Nuzhah Al-Musytaqin memberikan komentar mengenai pengaruh cinta dalam kehidupan seseorang.

Bila seorang kekasih telah singgah di hati, pikiran akan terpaut pada cahaya wajahnya, jiwa akan menjadi besi dan kekasihnya adalah magnit. Rasanya selalu ingin bertemu meski sekejab. Memandang sekilas bayangan sang kekasih membuat jiwa ini seakan terbang menuju langit ke tujuh dan bertemu dengan jiwanya. Indahnya cinta terjadi saat seorang kekasih secara samar menatap bayangan orang yang dikasihi. Bayangan indah itu laksana air yang menyirami, menyegarkan, menyuburkan pepohonan taman di jiwa.


Dahulu di kota Kufah tinggallah seorang pemuda tampan rupawan yang tekun dan rajin beribadat, dia termasuk salah seorang yang dikenal sebagai ahli zuhud. Suatu hari dalam pengembaraannya, pemuda itu melewati sebuah perkampungan yang banyak dihuni oleh kaum An-Nakha’. Demi melepaskan penat dan lelah setelah berhari-hari berjalan maka singgahlah dia di kampung tersebut. Di persinggahan si pemuda banyak bersilaturahim dengan kaum muslimin. Di tengah kekhusyu’annya bersilaturahim itulah dia bertemu dengan seorang gadis yang cantik jelita.

Sepasang mata bertemu, seakan saling menyapa, saling bicara. Walau tak ada gerak lidah! Tak ada kata-kata! Mereka berbicara dengan bahasa jiwa. Karena bahasa jiwa jauh lebih jujur, tulus dan apa adanya. Cinta yang tak terucap jauh lebih berharga dari pada cinta yang hanya ada di ujung lidah. Maka jalinan cintapun tersambung erat dan membuhul kuat. Begitulah sejak melihatnya pertama kali, dia pun jatuh hati dan tergila-gila. Sebagai anak muda, tentu dia berharap cintanya itu tak bertepuk sebelah tangan, namun begitulah ternyata gayung bersambut. Cintanya tidak berada di alam khayal, tapi mejelma menjadi kenyataan.

Benih-benih cinta itu bagai anak panah melesat dari busurnya, pada pertemuan yang tersamar, pertemuan yang berlangsung sangat sekejab, pertemuan yang selalu terhalang oleh hijab. Demikian pula si gadis merasakan hal serupa sejak melihat pemuda itu pada kali yang pertama.

Begitulah cinta, ketika ia bersemi dalam hati… terkembang dalam kata… terurai dalam perbuatan…Ketika hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya. Ketika hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan dan tidak nyata…

Ketika cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon; akarnya terhujam dalam hati, batangnya tertegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan. Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh amal.

Semakin dalam makna cinta direnungi, semakin besar fakta ini ditemukan. Cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan.

Begitupun dengan si pemuda, dia berpikir cintanya harus terselamatkan! Agar tidak jadi liar, agar selalu ada dalam keabadian. Ada dalam bingkai syari’atnya. Akhirnya diapun mengutus seseorang untuk meminang gadis pujaannya itu. Akan tetapi keinginan tidak selalu seiring sejalan dengan takdir Allah. Ternyata gadis tersebut telah dipertunangkan dengan putera bapak saudaranya. Mendengar keterangan ayah si gadis itu, pupus sudah harapan si pemuda untuk menyemai cintanya dalam keutuhan syari’at. Gadis yang telah dipinang tidak boleh dipinang lagi. Tidak ada jalan lain. Tidak ada jalan belakang, samping kiri, atau samping kanan. Mereka sadar betul bahwa jalinan asmaranya harus diakhiri, karena kalau tidak, justeru akan merusak ’anugerah’ Allah yang terindah ini.

Bayangkan, bila dua kekasih bertemu dan masing-masing silau serta mabuk oleh cahaya yang terpancar dari orang yang dikasihi, ia akan melupakan harga dirinya, ia akan melepas baju kemanusiaannya dengan menabrak tabu. Dan, sekali bunga dipetik, ia akan layu dan akhirnya mati, dipijak orang karena sudah tak berguna. Jalan belakang ’back street’ tak ubahnya seperti anak kecil yang merusak mainannya sendiri. Penyesalan pasti akan datang belakangan, menangispun tak berguna, menyesal tak mengubah keadaan, badan hancur jiwa binasa.

Cinta si gadis cantik dengan pemuda tampan masih menggelora. Mereka seakan menahan beban cinta yang sangat berat. Si gadis berpikir barangkali masih ada celah untuk bisa ’diikhtiarkan’ maka rencanapun disusun dengan segala kemungkinan terpahit. Maka si gadis mengutus seorang hambanya untuk menyampaikan sepucuk surat kepada pemuda tambatan hatinya:
”Aku tahu betapa engkau sangat mencintaiku dan karenanya betapa besar penderitaanku terhadap dirimu sekalipun cintaku tetap untukmu. Seandainya engkau berkenan, aku akan datang berkunjung ke rumahmu atau aku akan memberikan kemudahan kepadamu bila engkau mau datang ke rumahku.”


Setelah membaca isi surat itu dengan seksama, si pemuda tampan itu pun berpesan kepada kurir pembawa surat wanita pujaan hatinya itu. “Kedua tawaran itu tidak ada satu pun yang kupilih! Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar bila aku sampai durhaka kepada Tuhanku. Aku juga takut akan neraka yang api dan jilatannya tidak pernah surut dan padam.”

Pulanglah kurir kekasihnya itu dan dia pun menyampaikan segala yang disampaikan oleh pemuda tadi.

Tawaran ketemuan? Dua orang kekasih? Sungguh sebuah tawaran yang memancarkan harapan, membersitkan kenangan, menerbitkan keberanian. Namun bila cinta dirampas oleh gelora nafsu rendah, keindahannya akan lenyap seketika. Dan berubah menjadi naga yang memuntahkan api dan menghancurkan harga diri kita. Sungguh heran bila saat ini orang suka menjadi korban dari amukan api yang meluluhlantakkan harga dirinya, dari pada merasakan keindahan cintanya.

“Sungguh selama ini aku belum pernah menemukan seorang yang zuhud dan selalu takut kepada Allah swt seperti dia. Demi Allah, tidak seorang pun yang layak menyandang gelar yang mulia kecuali dia, sementara hampir kebanyakan orang berada dalam kemunafikan.” Si gadis berbangga dengan kesalehan kekasihnya.

Setelah berkata demikian, gadis itu merasa tidak perlu lagi kehadiran orang lain dalam hidupnya. Pada diri pemuda itu telah ditemukan seluruh keutuhan cintanya. Maka jalan terbaik setelah ini adalah mengekalkan diri kepada ’Sang Pemilik Cinta’. Lalu diapun meninggalkan segala urusan duniawinya serta membuang jauh-jauh segala sesuatu yang berkaitan dengan dunia. Memakai pakaian dari tenunan kasar dan sejak itu dia tekun beribadat, sementara hatinya merana, badannya juga kurus oleh beban cintanya yang besar kepada pemuda yang dicintainya.

Bila kerinduan kepada kekasih telah membuncah, dan dada tak sanggup lagi menahan kehausan untuk bersua, maka saat malam tiba, saat manusia terlelap, saat bumi menjadi lengang, diapun berwudlu. Shalatlah dia dikegelapan gulita, lalu menengadahkan tangan, memohon bantuan Sang Maha Pencipta agar melalui kekuasaa-Nya yang tak terbatas dan dapat menjangkau ke semua wilayah yang tak dapat tersentuh manusia., menyampaikan segala perasaan hatinya pada kekasih hatinya. Dia berdoa karena rindu yang sudah tak tertanggungkan, dia menangis seolah-olah saat itu dia sedang berbicara dengan kekasihnya. Dan saat tertidur kekasihnya hadir dalam mimpinya, berbicara dan menjawab segala keluh-kesah hatinya.

Dan kerinduannya yang mendalam itu menyelimuti sepanjang hidupnya hingga akhirnya Allah memanggil ke haribaanNya. Gadis itu wafat dengan membawa serta cintanya yang suci. Yang selalu dijaganya dari belitan nafsu syaithoni. Jasad si gadis boleh terbujur dalam kubur, tapi cinta si pemuda masih tetap hidup subur. Namanya masih disebut dalam doa-doanya yang panjang. Bahkan makamnya tak pernah sepi diziarahi.

Cinta memang indah, bagai pelangi yang menyihir kesadaran manusia. Demikian pula, cinta juga sangat perkasa. Ia akan menjadi benteng, yang menghalau segala dorongan yang hendak merusak keindahan cinta yang bersemayam dalam jiwa. Ia akan menjadi penghubung antara dua anak manusia yang terpisah oleh jarak bahkan oleh dua dimensi yang berbeda.

Pada suatu malam, saat kaki tak lagi dapat menyanggah tubuhnya, saat kedua mata tak kuasa lagi menahan kantuknya, saat salam mengakhiri qiyamullailnya, saat itulah dia tertidur. Sang pemuda bermimpi seakan-akan melihat kekasihnya dalam keadaan yang sangat menyenangkan.

“Bagaimana keadaanmu dan apa yang kau dapatkan setelah berpisah denganku?” Tanya Pemuda itu di alam mimpinya.

Gadis kekasihnya itu menjawab dengan menyenandungkan untaian syair:
Kasih…
cinta yang terindah adalah mencintaimu,
sebuah cinta yang membawa kepada kebajikan.
Cinta yang indah hingga angin syurga berasa malu
burung syurga menjauh dan malaikat menutup pintu.
Mendengar penuturan kekasihnya itu, pemuda tersebut lalu bertanya kepadanya,

“Di mana engkau berada?” Kekasihnya menjawab dengan melantunkan syair:

Aku berada dalam kenikmatan
dalam kehidupan yang tiada mungkin berakhir
berada dalam syurga abadi yang dijaga
oleh para malaikat yang tidak mungkin binasa
yang akan menunggu kedatanganmu,
wahai kekasih…

“Di sana aku bermohon agar engkau selalu mengingatku dan sebaliknya aku pun tidak dapat melupakanmu!” Pemuda itu mencoba merespon syair kekasihnya

“Dan demi Allah, aku juga tidak akan melupakan dirimu. Sungguh, aku telah memohon untukmu kepada Tuhanku juga Tuhanmu dengan kesungguhan hati, hingga Allah berkenan memberikan pertolongan kepadaku!” jawab si gadis kekasihnya itu.

“Bilakah aku dapat melihatmu kembali?” Tanya si pemuda menegaskan

“Tak lama lagi engkau akan datang menyusulku kemari,” Jawab kekasihnya.

Tujuh hari sejak pemuda itu bermimpi bertemu dengan kekasihnya, akhirnya Allah mewafatkan dirinya. Allah mempertemukan cinta keduanya di alam baqa, walau tak sempat menghadirkan romantismenya di dunia. Allah mencurahkan kasih sayang-Nya kepada mereka berdua menjadi pengantin syurga.

Subhanallaah! Cinta memiliki kekuatan yang luar biasa. Pantaslah kalau cinta membutuhkan aturan. Tidak lain dan tidak bukan, agar cinta itu tidak berubah menjadi cinta yang membabi buta yang dapat menjerumuskan manusia pada kehidupan hewani dan penuh kenistaan. Bila cinta dijaga kesuciannya, manusia akan selamat. Para pasangan yang saling mencintai tidak hanya akan dapat bertemu dengan kekasih yang dapat memupus kerinduan, tapi juga mendapatkan ketenangan, kasih sayang, cinta, dan keridhaan dari dzat yang menciptakan cinta yaitu Allah SWT. Di negeri yang fana ini atau di negeri yang abadi nanti.

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya di antara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (QS. Ar-Ruum : 21).

dari Raja’ bin Umar An-Nakha’i dll.
sumber: Dakwatuna.com

Labels: , , , ,


Read more!
posted by guzee yoedha @ 5:57 AM   0 comments
About Me

Nama: Guzee
Alamat: Yogyakarta
Tentang Saya:
Klik di sini

Previous Post
Archives
My friends
My Forum
Yahoo Messenger